Serial Baru Afifah Afra: Princess Diva

Judul: Princess Diva 1: My Name is Diva
Penerbit: Indiva Media Kreasi
Genre: Fiksi Remaja
Harga: Rp 17.000
Harga Diskon: Rp 15.000

Gambaran Isi

Erin membelalakan matanya, girang. Mendadak ia membayangkan Sansan, Riko, Aden dan Farhat gelagapan di tengah laut, sementara ia tertawa terbahak-bahak di buritan sebuah kapal. Juga membayangkan saat wajah keren para cowok itu berubah pucat lesi karena segerombolan genderuwo siap menggayang tubuh mereka. Uh, dijamin, pasti sangat menyenangkan. “Usul Lu barusan keren banget. Ayo, gue ngedukung banget.”

“Termasuk ngedukung kalau gue masuk bui?” ujar Diva sinis, seraya ngeloyor keluar. Erin buru-buru bangkit. Ditariknya lengan gadis itu kuat-kuat.
“Eh, Lu mau kemana?”
“Perpus!” sentak Diva sambil mencoba mengibaskan tangan Erin, yang ternyata bisa ia lakukan dengan mudah, meski Erin mencengkeram lengannya kuat-kuat.
“Bantuin gue dulu!”
“Tidak bisa.”
“Why?”
“Denger Nona Erina Surya Putri Maharani! Gue sedang sibuk nyiapin 10 ulangan susulan di minggu ini. Gila-gilaan nggak? So, mana sempat gue ngurusin masalah picisan kayak gitu,” sentak Diva yang punya nama panjang Diandra Venayeksi Anderson—entah apa arti dari nama itu—yang jelas kata terakhir menunjukkan nama keluarga, seraya membentuk corong dengan kedua tangannya, menempelkan ke telinga Erin yang hanya bisa merengut.
“Siapa suruh bolos dua minggu!” omel Erin.
Diva melengos.
“Ya udah, kalau nggak mau bantu. Dasar nggak punya rasa setia kawan.”
Gadis itu tertegun. Ada sebentuk muatan yang ingin segera ia semburkan terkait dengan konsep kesetiakawanan itu, namun buru-buru ia tahan. Tidak, tak ada seorang pun yang boleh tahu dengan apa yang telah terjadi padanya. Meskipun orang itu adalah Erin, satu-satunya siswa di SMA Paradise yang bergaul, tepatnya mau bergaul erat dengannya.
Entahlah… hampir semua siswa di SMA borjuis itu mengenal nama Diva, bahkan mungkin hapal kepanjangannya. Ia memang memiliki segalanya yang layak membuat terkenal. Ia cantik, indo, pintar, licin berargumentasi, jago orasi, dan jelas... kaya. Jika kemudian tak ada seorang pun yang mau dekat dengannya, hal itu terkait dengan karakternya yang aneh.
“Oke,” desah Diva akhirnya. “Ayo kita temui anak-anak cokek itu!”
“Naaah,” mata Erin membundar. “Gitu dong!”
Diva hanya melempar senyum sinis.
............
Sudah, sudah... barisan kalimat di atas hanya petikan dari serial terbaru mbak Afifah Afra, Princess Diva, yang di episode pertama diberi judul "My Name is Diva". Bertutur tentang banyak pribadi yang unik, mulai dari Diva--akronim Diandra Venayeksi Anderson, Erin--si gendut yang selalu saja tak merasa percaya diri, sampai gank coke yang berisi cowok-cowok keren di SMA Paradise. Ada banyak cerita terpapar. Sedih, haru, ngocol. Tetapi yang jelas: meremaja!
Meski meremaja, buku ini sarat juga dengan perenungan, yang sangat tepat menjadi pendamping remaja dalam menemukan jati dirinya. Jadi tidak melulu kisah ngocol tanpa ibrah.
Selamat membaca!

PEMESANAN KLIK CARA PEMBELIAN


Komentar (0)

Posting Komentar